Road to SOC 1

Lama gak nge post. akhirnya ada juga cerita yang bisa di share. Minggu lalu tepatnya kamis, 14 Mei 2009 sekitar jam 04:00 WIB, dini hari aku dan yankuw beserta mertua (bapak & ibu) berangkat ke Solo. Dalam rangka kondangan ke saudara nya bapak yang memang banyak disana (baca: karanganyar).
Sampai cikampek dihadang dengan kemacetan total yang membuat stuck disana hampir satu jam, akhirnya kita memutuskan untuk memutar arah lewat dalam kampung. Hmm belum juga lancar, didaerah mana yah lupa….dihadapkan dengan jalanan yang berlubang super duper gede yang memang harus super hati-hati kalo bawa mobil sedan kaya kita. Dan emang sih gak ada mobil sedan yang lewat selain kita, yang lainnya hanya bus, dan truk…..
Alhamdulillah sampe juga di Solo, Karanganyar jam 9 malam. Waktunya molor 5 jam dr perkiraan karena kita harus memutar arah pas pagi nya. Tapi gak papa yang penting kita sampe dengan selamat sentosa. Kita nginep di rumah Bu de Yani, yang kebetulan adalah bidan. Sampe rumah Bu de, kita langsung tidur tapi setelah bersih-bersih loh yah.
Keesokan paginya, jam 4 sudah terbangun semua. Masing-masing sudah disibukkan dengan kesibukannya masing-masing, ada yang mandi, beres-beres didapur, sementara Bu de disibukkan dengan pasien yang akan melahirkan. Apaa……???Melahirkan……????Yeahh…..Great, ngeliat orang mules-mules pagi, suatu pengalaman yang tak akan terlupakan. Setelah proses yang lumayan lama, katanya (bukan pasien, yang selalu check ke Bu de) sudah dari jam 9 malam bolak-balik kerumah akhirnya melahirkan juga. Sempat bingung kenapa koq, gak ketauan melahirkan nya sama kita yang waktu itu ada di ruang tamu (ruang melahirkan dan ruang tamu sangat berdekatan). Ternyata oh ternyata Bayi nya lahir prematur daaannnnn sungsang. Seluruh badannya sudah biru, dan sempat disangka sudah meninggal oleh Bu de dan ibu (mertua) karena memang denyut nya yang sangat lemah. Pasien sudah mau dirujuk ke RS sebelum melahirkan hanya saja, ibu dr pasien keberatan, dengan alasan gak ada biaya. Hm……kasian. Setelah dibungkus dengan kain, lama kelamaan bayi tersebut menunjukkan adaanya kehidupan, berusaha bernapas setiap 5 menit sekali. Akhirnya aku sarankan ke Bu De untuk dirujuk aja, ada harapan atau tidak yang penting sudah melakukan yang terbaik. Setelah bapak si bayi datang, dan setuju untuk membawa ke RS, dengan mobil yankuw si bayi dirujuk kesana. Sampe RS, suster jg bilang kalo bayi nya sudah meninggal, tapi Bu De bilang “blom koq sust……masih ada napasnya“. Bayi langsung masuk ke Inkubator.

Innalillahi Wa’inailahi Roziun Bayi tsb akhirnya meninggal dunia dikeesokan harinya. Mungkin ini yang terbaik buat dia. Semoga Bayi tsb tenang dialam nya. Amin.

signature-desy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *