Social Movement: Breast Cancer Awareness

Breast Cancer Awareness, Kanker Payudara, Pink Ribbon, Kesehatan

Kanker dinilai sebagai penyakit yang sangat menakutkan bagi semua orang karena kebanyakan  memang menyebabkan kematian. Pengetahuan masyarakat akan penyakit ini juga masih awam. Kanker merupakan penyakit yang membutuhkan biaya yang cukup tinggi. Tapi  pada dasarnya sehat itu memang mahal bukan?

Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian. -yayasankankerindonesia.org-

Karena ini adalah bulan Oktober, sekarang saya akan fokus membahas tentang kanker payudara (breast cancer). Kanker payudara timbul karena terjadi pertumbuhan berlebihan atau perkembangan tidak terkontrol yang terjadi pada sel-sel (jaringan) payudara. Hal ini bisa terjadi kepada wanita dan pria.

Kanker payudara bisa saja ditimbulkan karena beberapa faktor, yaitu:

  1. Faktor Genetik. Berasal dari garis keturunan.
  2. Faktor Eksternal, misalnya: mengkonsumsi obat-obatan hormonal, tidak menikah, menikah tapi tidak memiliki anak, memiliki anak pertama setelah usia 35 tahun keatas, tidak pernah menyusui anak dan stress.

Gejala-gejala dari kanker payudara adalah:

  • Terdapat benjolan yang tidak hilang begitu disentuh. Umumnya tidak sakit dan keras.
  • Terjadi penebalan kulit disekitar payudara atau kulit ketiak.
  • Perubahan ukuran atau bentuk payudara dan perubahan warna pada puting
  • Kerutan pada kulit payudara
  • Keluarnya darah dari payudara
  • Pembengkakan pada puting susu.
Breast Cancer Awareness, Kanker Payudara, Pink Ribbon, Kesehatan
Gejala Timbulnya Kanker Payudara (Sumber: doktersehat.com)

Tahukah kamu bahwa pada tahun 2014 penderita kanker payudara di Indonesia mencapai 19.739  (WHO). Hal ini menyebabkan Indonesia menempati posisi ke 61 di dunia. Kanker payudara dinyatakan sebagai pembunuh no-2 setelah kanker rahim. Kematian karena kanker payudara meningkat secara significant setiap tahunnya.

Peningkatan ini disebabkan karena 70% pasien kanker payudara melakukan pemeriksaan setelah dinyatakan masuk ke stadium yang sudah dinyatakan serius. Keterlambatan pemeriksaan ini  disebabkan karena:

  • Takut menjalani kemoterapi, operasi dan radiasi.
  • Masih percaya akan pengobatan tradisional, pengobatan alternatif, dukun dan atau mantri.
  • Tidak percaya bahwa kanker payudara bisa disembuhkan.
  • Tidak menyadari akan penyakit yang dideritanya.
  • Sosial-ekonomi

Kematian pada pasien Kanker payudara sebenarnya bisa kita cegah dengan pemeriksaan sejak dini. Oleh karena itu mari kita melakukan SADARI. SADARI adalah pemeriksaan payudara yang dilakukan sendiri minimal satu bulan sekali. Karena 80% benjolan yang muncul di payudara dapat diketahui oleh perempuan itu sendiri.

Breast Cancer Awareness, Kanker Payudara, Pink Ribbon, Kesehatan
SADARI: Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sumber: http://pitapink-ykpi.or.id/)

Bagi wanita yang masih haid, SADARI dilakukan setelah selesai haid. Bagi wanita yang sudah monopause, SADARI dilakukan pada tanggal tertentu yang mudah diingat. Jika terjadi gejala yang sudah disampaikan diatas, ada baiknya langsung melalukan pemeriksaan lanjutan ke dokter.

Breast Cancer Awareness

Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kepeduliaan dan pengetahuan masyarakat tentang penyakit ini, dan meminimalisir terjadinya kematian maka setiap bulan oktober ditetapkan sebagai bulan kepedulian terhadap kanker payudara (breast cancer awareness). 

Bukan hanya peduli akan adanya penyakit ini, tetapi juga ikut peduli kepada sesama yang memang sudah dinyatakan mengidap kanker payudara. Bulan Oktober juga digunakan bagi banyak instansi untuk sama-sama berperan aktif menumbuhkan kewaspadaan masyarakat  bagaimana melakukan pemeriksaan sendiri (SADARI) juga pemeriksaan di dokter.

Breast Cancer Awareness, Kanker Payudara, Pink Ribbon, Kesehatan
Pink Ribbon, Lambang Kepedulian akan Penyakit Kanker Payudara

Pita pink (Pink Ribbon) merupakan lambang dari breast cancer awareness . Warna pink melambang feminisme, simbol akan kepedulian, kecantikan, kebaikan dan kerjasama. Pita pink menggambarkan kewaspadaan akan kanker payudara, harapan untuk masa depan (kesembuhan), dan juga kepedukian   akan para pasien serta ajakan untuk turut mensosialisasikan aksi ini.

Gerakan sosial ini tentu saja menginspirasi semua pihak untuk berperan aktif menyebarkan awareness ini. Mulai dari mengadakan seminar, pemeriksaan dan konsultasi gratis, sampai ke pengumpulan donasi.

Breast Cancer Awareness, Kanker Payudara, Pink Ribbon, Kesehatan
Breast Cancer Awareness With Grand Indonesia & Clozette

Grand Indonesia sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta, juga ikut serta berpartisipasi dalam gerakan sosial ini. Grand Indonesia mengajak pengunjung yang berbelanja di Seibu untuk berpartisipasi. Caranya dengan menyisihkan sebagian uang belanja mereka untuk diserahkan kepada para pasien kanker payudara yang kurang mampu.

Breast Cancer Awareness, Kanker Payudara, Pink Ribbon, Kesehatan
Belanja Sambil Berdonasi

Sore itu saya berbelanja di Seibu Grand Indonesia dan membeli bra merek wacoal. Wacoal adalah merek bra favorit saya sejak remaja. Selain awet dengan kekencangannya, juga melindungi sehingga menjadi nyaman. Sewaktu membayar barang belanjaan saya, kasir Seibu menginformasikan kepada saya tentang program donasi ini. Tanpa berpikir panjang saya pun mengiyakan dan ikut berdonasi. Berbelanja sambil beramal kenapa engga kan?

Breast Cancer Awareness, Kanker Payudara, Pink Ribbon, Kesehatan
Belanja Bra Wacoal di Seibu Grand Indonesia

Bagi kamu yang berbelanja di Seibu Grand Indonesia, bisa juga loh ikutan memberikan donasi seperti yang saya lakukan. Dan jangan lupa berfoto di VM Point di dekat Amara Lobby untuk kenang-kenangan bahwa kamu ikut berpartisipasi pada breast cancer awareness tahun ini.

Jangan lupa melakukan SADARI minimal satu bulan sekali setelah selesai datang bulan.



signature-desy

You may also like

21 Comments

  1. Hiks, genetik aku rentan banget sama kanker.. Nyokap kena rahim, nenek & kakak kena payudara… Emang harusss banget sadar diri dan menjaga asupan makanan plus olahraga.

  2. wah keren-keren nih artikel.
    tapi pergerakan buat melawan kanker payudara udah mulai banyak ah di Indonesia.
    Saya ingat waktu ke Bandung, di Gedung pos.
    pas baru turun dari mobil ada cewek yang nyamperin saya, saya pikir ini pasti spg.
    tapi ternyata bukan spg rokok, tapi spg yang jual voucher diskon seharga 100k untuk penggalangan dana mereka yang terkena kanker payudara.
    untung lagi punya duit, jadi saya beli deh 1.
    oh iya mbak kalau kebetulan lagi cari tips fotografi mampir dong ke blog saya
    gariswarnafoto[dot]com
    yuuk mariii

  3. Periksanya saat selesai datang bulan ya Mbak, anjurannya. Saya pikir bisa kapan saja. Mungkin pada saat itu lebih akurata kali yak karena pengaruh adanya hormon?

  4. Iya ih serem
    banyak kasus semacam kangker serviks dan payudara yang terjadi bahkan diusia muda
    memang kesadaran kesehatan itu sangat penting
    saya senang bisa main ke blog ini mbak dessy yang baik
    salam kenal ya, ditunggu nimbrung di blog aye kuga
    undangan sekalian buat yang lain hehe

  5. Ini kemaren sempet bikin aq rada kepikiran nih mba, habis lahiran asiku ga keluar otomatis gbs menyusui kan… Nah, aq baca2 ternyata gak menyusui bisa menjadi salah satu penyebab kanker payudara… Sudah berbagai cara dipompa, makan sayur bening asiku msh dikit kluarnya, si baby juga gmw ngenyot karna putingku kecil akhirnya pumping terus. Sempet agak stress sih, tapi Alhamdulillah uda semingguan lebih kebelakang, uda mau netek aq paksa terus sampe kadangan ga tega penah uda ngantuk bgt tak paksa netek jd ga mau netek langsung tidur. 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *