“Terdampar dipulau antah berantah”

Dan akhirnya ku merasakan juga terdampar dipulau ini seorang diri tanpa koloniku yang lain. Merasakan sesaknya berada di antar para pembesar-pembesar yang penuh dengan arogansi dan penapilan socialite yang g banget ini. Hmm….demi niat untuk loyalitas terhadap pekerjaan dan setia kawan, maka saya disini. Nuning salah satu kolonikuw yang biasanya mengisi sudut ini sedang terkena musibah. Dia sakit, mungkin karena terlalu banyak “disiksa” disini.

Ya Tuhan bantu aku bertahan disini…
Ditengah kearogansian ini….

signature-desy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *