Penting banget tau tips hiking untuk pemula yang akan saya share di postingan ini.  Apalagi jika jarang berolahraga, penting nih infonya.

Beberapa kali suka share dokumentasi saat hiking di sosial media, berujung pada keinginan ibu-ibu sekolah yang request mau diajak hiking juga. Sebenarnya saya senang sih, tapi ya khawatir juga. 

Permasalahannya pada kekuatan setiap individu.  Masing-masing memiliki latar belakang olahraga yang berbeda-beda. Bukan mereka melakukan olahraga yang berbeda ya, melainkan ada yang sering berolahraga dan ada yang tidak. 

Sebelumnya penting untuk diketahui bagi yang ingin ikut hiking bahwa kita akan selalu menemui jalan yang menanjak dan menurun. Jadi harus mempersiapkan diri bahwa ujian itu datang hahaha.

Tips Hiking Untuk Pemula

Disclaimer: Postingan yang saya buat kali ini berdasarkan pengalaman pribadi selama mengadakan fun hiking ke Sentul. 

Melihat postingan teman-teman yang hiking dengan pemandangan yang memanjakan mata memang membuat iri. Tapi percayalah dibalik keindahan ada perjuangan. Tapi worth to try loh…..

Untuk saya sendiri, senang banget kalau ada teman baru yang mau mencoba hobi yang saya sukai. Itulah yang kemudian memotivasi saya membuat postingan ini. 

Karena mungkin memang usianya kita masuk dalam tahap kalo ga jadi pecinta alam ya jadi atlet, ya kan. Berikut tips hiking yang harus diperhatikan pemula, yaitu:

> Olahraga minimal jalan kaki. Hal ini penting dilakukan untuk menguatkan otot-otot agar bekerja. Supaya kondisi badan lebih fit dan siap dengan aktivitas outdoor.. 

> Pilih rute yang sesuai kemampuan. Penting sekali untuk mencari tahu rute yang kita pilih. Untuk mempersiapkan diri dan menyesuaikan apakah sesuai dengan kemampuan kita atau tidak. Sebaiknya pilih rute yang berjarak dibawah 5 km. Yang penting perkenalan dulu ya.

> Menggunakan Guide Atau Jalan Sendiri 

Fungsi guide adalah sebagai penunjuk arah dan pendamping.  Seringkali dibutuhkan juga untuk tim dokumentasi. Supaya tambah semangat. Kalaupun ingin sendiri, penting memahami jalur mana yang harus dilewati. 

Aktifkan juga GPS jika memang diperlukan. Jangan lupa setting handphone ke dalam flight mode untuk menghemat baterai. Jangan sampai handphone kita lowbat sementara masih dalam perjalanan. 

> Memilih gear yang pas untuk kegiatan outdoor. Gear yang dimaksud adalah perlengkapan yang digunakan untuk hiking. 

Sebaiknya pilih sepatu lari outdoor atau sepatu trail run. Bawahnya bergerigi sehingga tidak licin. Dan untuk baju, pilih bahan baju yang mudah kering, mudah menyerap keringat seperti dari bahan jersey atau dry fit. Begitu juga celana, pilih bahan yang ringan dan waterproof demi kenyamanan. 

Pertimbangkan untuk penggunaan trekking pole. Akan sangat membantu apalagi saat jalan menanjak dan menurun.

> Gunakan tas yang cukup dan tidak terlalu besar untuk membawa persediaan air, makanan kecil, baju ganti jika diperlukan dan obat-obatan yang biasa digunakan. 

> Pelan asal selamat. Hiking bukanlah sebuah kompetisi siapa yang paling cepat. Hiking dengan waktu yang sesuai rencana memang sangat baik. Tapi walaupun di perjalanan kita hanya bisa melangkah perlahan itu tidak apa-apa banget loh. 

Yang terpenting adalah kita bisa kembali dengan selamat dan sehat sampai dirumah. Tanpa cedera dan sakit satu apapun. Karena tanggung jawab kita adalah juga kembali kepada keluarga dengan selamat. 

> Dokumentasi

Foto dan video tidak hanya penting untuk content creator. Tapi dokumentasi penting untuk kita ingat dan menjadi motivasi. 

Berdasarkan pengalaman saya, rasanya poin-poin diatas penting untuk dipersiapkan jika ingin mulai hiking. Mungkin awalnya fun hiking, lama-lama jadi serius dan hiking ke gunung. 

Yang penting dinikmati prosesnya dan tidak mudah menyerah.

signature-desy