Ketika Pakaian Mulai Terbatas (Balada Ibu Hamil)

Maternity, Fashion, Pregnant, Hamil, Online Shop, Pregnancy, Healthy Pregnancy

Maternity, Fashion, Pregnant, Hamil, Online Shop, Pregnancy, Healthy Pregnancy

Sejak awal kehamilan, saya memang tidak terlalu fokus dalam mempersiapkan pakaian hamil yang bisa dipakai sampai dengan waktunya melahirkan. Karena saya berpikir koleksi pakaian yang saya miliki sebelum hamil sudah cukup. Celana pallazo dan jenis celana lainnya yang sering saya pakai dengan pinggang dari karet, kemeja-kemeja yang memang berukuran besar membuat saya yakin pakaian-pakaian itu cukup sampai dengan melahirkan nanti. Bahkan untuk pakaian dalam, saya hanya mempersiapkan bra menyusui saja. Ceritanya optimis kalau berat badan bisa dikendalikan.

Maternity, Fashion, Pregnant, Hamil, Online Shop, Pregnancy, Healthy Pregnancy,
Usia Kehamilan 4 Bulan

Sampai dengan usia kehamilan 5 bulan sukses bisa mengendalikan berat badan. Yes….saya berhasil, berat badan naik, tapi masih proporsional. Apalagi sebelum hamil saya memang mengalami penurunan berat badan drastis. Jadi…kenaikan 1 kilo satu bulan membuat perut dan badan masih belum terlalu terlihat. Bahkan, kalau saya naik commuterline masih jarang yang langsung kasih saya duduk. Harus menunggu beberapa saat sampai mereka sadar kalau saya sedang hamil. Iya…saya memang jarang meminta hak untuk duduk kecuali jika diberikan.

Maternity, Fashion, Pregnant, Hamil, Online Shop, Pregnancy, Healthy Pregnancy,

Saya sendiri memang tidak berminat membeli baju khusus wanita hamil sih….alasannya too bored to wear heehehe. Masih enak pakai gamis polos, yang dipadukan dengan outer dibanding harus pakai blouse khusus wanita hamil. Kalau pun mau beli baju khusus wanita hamil yang kekinian koq ya harganya lumayan mahal ya. Mending di simpen dulu aja siapa tau bisa beli kebaya modern untuk wanita yang kekinian. Ya ga….? Sambil berdoa dalam hati kalau berat badan setelah melahirkan bisa kembali normal lagi.

Maternity, Fashion, Pregnant, Hamil, Online Shop, Pregnancy, Healthy Pregnancy
Memasuki 8 Bulan

Tapi lagi-lagi manusia hanya bisa berencana namun Allah ajja wajalla yang menentukan. Memasuki usia kehamilan 8 bulan, ternyata bentuk perut saya lebih mancung kedepan, berbeda dengan saat hamil Naeema dulu yang lebih melebar kesamping. Baju-baju gamis dan celana pallazo yang direncanakan bisa menyelamatkan sampai dengan batas waktu melahirkan ternyata tidak lagi bisa dipakai. Ada sih yang masih bisa dipakai cuma rasanya ga nyaman aja. Jadi akhirnya saya menyerah dan membuka halaman-halaman online shop itu.

Online Shop, Online Shopping, Internet, Online, Ecommerce

Bukan cuma anggur merah yang memabukkan, tapi online shop juga memabukkan apalagi kalau punya internet atau mobile banking. Suka lupa atau sulit di rem jika  belanja online seperti ini. Rencana beli gamis, bisa langsung nyasar ke daster menyusui, atau skin care, atau justru nyasar juga beli baju anak untuk Naeema. Dan bahkan lebih memabukkan lagi sampai nyasar ke halaman online shop yang menjual baju batik pria modern. Alasan kepada diri sendiri, “kasian anda, baju batiknya cuma ada 2, bosen liatnya”.

Online Shop, Online Shopping, Internet, Online, Ecommerce

Jadiiii…tadinya niat mau irit ga mau beli baju, eh justru belanja ini itu, sampai ke hal-hal yang dibutuhkan tapi ga urgent (tetap pembelaan kalimatnya). Untungnya untuk baju si baby inside sendiri memang tidak ada persiapan khusus. Baju-baju Andin, yang sekarang berusia 10 bulan masih layak sekali untuk dipakai, apalagi yang ukuran newborn. Saya sendiri hanya menambahkan beberapa saja, itu pun untuk usia 3 bulan keatas. Keinginan belanja baju baby inside karena ditahan untuk ga beli-beli baju baby inside juga karena ditahan sama eyang mami. Ditambah saya tidak menemukan online shop yang menjual baju bayi yang cukup netral.

Kemudian menjelang akhir kehamilan ini (insha allah, doain lancar ya….) saya sudah mempersiapkan satu koper untuk dibawa ke rumah sakit saat persalinan nanti. Isinya kebanyakan adalah baju-baju yang saya beli di online shop kemarin, hahahaha. Daster, bra menyusui (beli diskonan di departemenr store), gamis dengan bukaan depan dan perlengkapan si baby inside. Jadi kesimpulannya kegigihan saya untuk hemat hanya bisa bertahan sampai dengan kehamilan usia 8 bulan, sementara diusia kehamilan 9 bulan, rekening saya kebobolan di online shop. Alhamdulillah sih ya, baju-baju yang dibeli sudah sesuai harapan semua dan bisa dipakai. Insha allah berfaedah (ini kalimat pembelaan diri, hehehe).



signature-desy

You may also like

23 Comments

  1. Bumiiiil, ya ampuuun kamu ucul amat, hahaha. Dulu aku juga baru melendung pas masuk trimester ketiga. Berat badan langsung melesat bagai roket,hahaha. Belanja online kalap baik hamil dan ga hamil sama yaa kalapnyaaa,hahaha.

  2. isssshh kakak bumil cantik pleuss modis, dulu aku hamil tomboy sangaaaat … kemana2 pakek kemeja flanel dan celana kargo, udah semacam apalah

    jadi pengin hamil lagi, tapi hamil modis *ehhh

    semoga lancar jaya persalinannya yak :*

  3. wah aku juga sering belanja di Tokopedia, suka banget sama pelayanannya yang cepat dan barang sampai ke rumah dengan selamat. Sampai barang elektronik pun aku ga ragu beli di Tokopedia 😀

  4. Aku termasuk yg gak begitu keliatan pas hamil perutnya.. nah 8 bulan udah mulai pake yg gombrong dan celana yg ada karetnya hihi.. seru jd mau hamil lagi haha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *