ASIP, Botol Susu, Philip Avent, ASI, Baby, Bayi
Peralatan ASIP

Naeema Azkadina R. when she was 4 months

Mengingat-ingat kembali peralatan ASIP yang dibutuhkan. Rentang waktu 6 setengah tahun antara kehamilan pertama dengan ke-dua membuat saya sepertinya harus belajar lagi dari nol tentang kehamilan, peralatan ASIP dan MPASI. Banyak penyesuaian yang harus saya lakukan. Ditambah yang saya alami pada kehamilan ke-dua ini cukup berbeda dengan kehamilan saya yang pertama. Dari mulai  morning sickness yang lebih terasa dibanding dengan kehamilan pertama, kondisi fisik yang rasanya tidak se-bugar dulu, dan tentu saja kebiasaan-kebiasaan lainnya. Ternyata masih ada saja bingungnya, seperti kehamilannya saya pertama dulu.

Memasuki periode trisemester kedua ini, membuat saya flashback ke 6 setengah tahun yang lalu ketika pertama kali Naeema hadir ditengah-tengah kami. Mulai dari persiapan apa saja yang harus dilakukan, mulai dari persalinan, dan hari-hari setelah kehadirannya. Apalagi dulu, saya berniat kembali bekerja full time, bukan lagi sebagai freelance. Oleh sebab itu, saya rajin sekali mencari-cari informasi dari internet seputar pemberian ASI Eksklusif. Meskipun saya ingin mengejar mimpi untuk menjadi wanita karir, saya juga mantap untuk tetap bisa memberikan yang terbaik kepada buah hati saya. Salah satu nya dengan memberikan ASI sampai dia berusia 2 tahun. Syukurlah dengan susah payah dan disiplin tingkat tinggi, Naeema berhasil mendapatkan ASI Eksklusif selama 6 bulan, bahkan sampai dengan 2 tahun.

Banyak hal yang harus saya persiapkan untuk menunjang misi saya kembali bekerja dan tetap memberikan ASI kepada Naeema. Salah satunya adalah saya harus mempersiapkan “peralatan tempur” yang bisa menunjang dua misi saya tersebut.

Peralatan ASIP yang harus disiapkan seorang ibu bekerja yang juga menyusui adalah:

1.    Alat Pompa ASI

Memilih alat pompa ASI tidak boleh sembarangan. Apakah itu pompa manual maupun electric, harus memiliki corong yang nyaman untuk payudara kita agar mampu merangsang ASI lebih banyak. Jangan sampai salah pilih dan pompa ASI tidak berfungsi untuk mengeluarkan ASI karena daya hisapnya kurang dan justru membuat payudara kita lecet.

2.    Botol Kaca

Botol kaca digunakan untuk menyimpan ASIP (ASI Perahan) setelah di pompa dari payudara kita. Langsung tuangkan dalam ukuran sekali minum untuk si kecil (misalnya: 100 ml/botol).

3.   Cooler Bag

Cooler Bag berfungsi untuk membawa ASIP yang telah di pompa sebelum disimpan dalam lemari pendingin rumah kita. Pilih cooler bag yang sesuai dengan kebutuhan dan style kita. Tidak perlu mahal yang penting fungsinya sesuai dengan kebutuhan kita.

4.   Ice Gel

Ice yang berbentuk kotakan itu, sangat diperlukan untuk membuat suhu cooler bag tetap dingin sehingga menjaga kualitas ASIP sebelum disimpan kedalam lemari pendingin.

Itu lah barang-barang yang harus kita persiapkan agar selalu bisa menyediakan ASI ditengah-tengah kesibukan kita sebagai Ibu yang memiliki aktivitas cukup tinggi. Bukan berarti perjuangan berhenti disitu saja, masih ada hal-hal yang harus kita pelajari bagaimana agar ASIP itu bisa diminum oleh si kecil tanpa ada penolakan.

Dari informasi yang dulu pernah saya baca, pemberian ASIP itu sebaiknya tidak menggunakan botol susu. Alasannya?. Meminum ASIP dengan botol susu dinilai terlalu mudah untuk Si Kecil, dengan hanya sedikit sedotan maka ASI sudah bisa keluar tanpa perlu mengeluarkan usaha yang ekstra. Lain halnya jika harus meminum susu langsung dari payudara. Kondisi ini yang kemudian membuat Si Kecil engga meminum susu langsung dari payudara setelah mengenal botol susu. Sehingga disarankan bagi para ibu untuk memberikan ASIP dengan menggunakan pipet, atau corong yang berbentuk seperti gelas untuk meminumkan ASIP kepada Si Kecil.

Bicara soal pemberian ASIP ini, saya punya pengalaman yang membutuhkan banyak percobaan. Bayangkan saja, ketika saya harus kembali bekerja Full Time, saya belum pernah mengajarkan Naeema meminum ASIP sebelumnya. Jadi ketika dia berusia 4 bulan dan saya harus bekerja, Naeema terpaksa harus belajar secara cepat untuk bisa meminum ASI dari alat buatan selain payudara ibunya. Apa yang terjadi? Dari mulai pipet sampai dengan corong ASIP saya coba dan hasilnya selama 10 jam saya jauh dari Naeema, dia hanya berhasil meminum tidak lebih dari 250 ml ASIP. Saya bertahan untuk tidak menggunakan botol susu agar Naeema tidak mengalami bingung puting.

Dan yang terjadi setelah hampir 2 minggu adalah berat badannya mengalami penurunan. Hal ini yang membuat saya harus mengalah pada keadaan dan akhirnya memutuskan untuk memakai botol susu dalam pemberian ASIP. Bukan sembarang botol susu yang saya gunakan. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan terutama jika berhubungan dengan peralatan ASIP seperti:

  • Memilih botol susu dengan bahan dasar yang aman untuk makanan
  • Dot susu yang kalau bisa mendekati bentuk asli puting agar meminimalisir bayi bingung puting, dan juga fleksible.
  • Sirkulasi udara pada bagian dot, agar ketika tidak di sedot asip tidak keluar dari botol
  • Botol yang mudah untuk di pegang

Salah satu botol susu dengan kriteria yang sudah saya sebutkan diatas adalah botol susu milik Philips Avent. Botol susu Philips Avent Natural sudah dipercaya sejak 1984 karena produknya yang terinspirasi dari alam.

Botol Susu, Philip Avent, ASI, Baby, Bayi

Botol Susu Avent Natura Uk 250ml

Botol Susu, Philip Avent, ASI, Baby, Bayi

Botol Susu Avent Natura & Aksesorisnya

Selain itu, hal-hal yang menjadi perhatian saya diatas juga tersedia di botol susu Philips Avent ini, seperti:

  1. Botol ini bebas BPA (0%) sehingga aman jika digunakan untuk makanan dan anak-anak
  2. Aliran pada dot lambat sehingga mencegah Si Kecil tersedak saat pemberian ASIP
  3. Dot yang lebar, membuat mulut Si Kecil menempel sempurna pada dot seperti pada payudara ibu
  4. Kelopak dot yang unik sehingga dot lembut dan fleksible sehingga tidak mudah kempis
  5. Design dot yang memiliki katup ganda mencegah Si Kecil mengalami kolik
  6. Bentuknya yang ergonomis membuat botol mudah untuk di pegang
  7. Botol nya mudah untuk di bersihkan
Peralatan ASIP

Keunggulan Botol Susu Avent Natura

Botol susu Philips Avent Natural tersedia dalam 3 ukuran yaitu: 4ox/125ml, 90z/260ml, 110z/330ml. Botol susu ini juga bisa dipasangkan dengan produk Philips Avent lainnya, kecuali botol dan gagang cangkir  classic. Menurut saya hanya gunakan botol susu Philips Avent Natural ini hanya dengan dot natural juga.

Kebetulan sekali, saat ini sedang ada program trade in loh dari Philips Avent sampai dengan 15 Desember 2016. Trade in maksudnya, bunda bisa menukarkan botol susu lama merek apa saja dengan botol susu Philips Avent Natural dengan potongan harga 30 ribu, maksimal 4 buah. Dan bagi pemakai botol Philips Avent baru akan mendapatkan potongan harga 20 ribu rupiah, maksimal pembelian 2 buah. Hayooo….kapan lagi bisa menukarkan botol susu lama ke Philips Avent Natural kan. Untuk detail penukaran bisa dilihat pada Facebook Page Philips Avent Indonesia ya.

Menjelang penghujung tahun, Si Kecil bisa pakai botol susu baru deehh……

Kalo kamu sudah menyiapkan peralatan ASIP apa aja nih?



signature-desy